> src="h

Rabu, 20 Januari 2016

~AURA JIWA~

Berbicara tentang hati,
berbiacara tentang perasaan,
berbagai luahan yang tersembur,
berbagai tomahan hati yang di debatkan,
penuh dengan rasa dan emosi.

Sungguh,
segalanya telah di luahkan,
tetapi mengapa tidak mampu sampai ke hati mreka,
adakah tembok yang menjadi penghalang segalanya,
tersekat di sebalik pintu,
menanti untuk masuk ke dalam dengan seizinNYA,.

Sungguh,
jiwa tersentak dan hati terobek,
bermain dengan berjuta rasa,
tapi tiada siapa yang memahami kecuali Allah,
meraung di dasar hati,
memberontak dengan jalan cerita hidup,
apa ni Ya Allah,
apa semua yang terjadi ini,
aku bkanlah orang yang mampu bermain dengan takdir,
aku bukan lah insan yang mampu berlapang dada,
aku bukanlah makhluk yang sentiasa mengambil ibrah,
aku hanya mampu mengira detik-detik terakhir,
sungguh..!!!
takkan pernah terdaya,
mengukngkapkan setiap rasa di dasar,
segalanya di pendamkan,
yang terluah seolah pelangi yang begitu indah,
namun tertanam beribu kedukaan yang tak mampu di cabut.
perit dan sakit,
tak kan pernah mampu terubat,
hanya Allah menjadi pendamping hidup,
memberikan jawapan untuk menreuskan jalan cerita ini.
cukuplah melihat pelangi yang terpancar,
dan cukuplah keperitan terbuku di pertengahn hati,
dan kedukaan tertanam di dasar hati.

JAGAKAN CINTA INI SAHABAT

Bila kini ku sesali,
di setiap perpisahan,
mengira detik-detik terakhir,
tatkala masih berharap,
masihkah teguh ku menanti.

Hadirnya gerhana,
ketika terpancar pelangi yang indah,
saat hati tertawa,
berbungakan duka,
bila ada mahupun tiada,
hinggakan lafaz memberi aura cinta.

Takkan mungkin terdaya,
mengungkapkan rasa satu arah,
rasa yang berjuta pertanyaan,
menerbitkan jawapan yang tak kan mampu terluah,
dari jiwa nurani yang tenggelam di dasar.

Ya Allah,
dimanakah kekuatan cinta itu,
di manakah ia pergi bertandang,
di saat jiwa memerlukan kasih,
Ya Allah,
jagakan lah rindu ku ini pada yang satu,
jagakan lah cinta ini kerana cintaMU.

Sungguh,
cinta sorag sahabat,
menjadi peneman di setiap iman,
jatuh bangun penguat jasad,
pelengkap kekosongan hati.
ukhuwah fillah,

~ Tenangnya YA RABB ~

Semakin hebat rinduku,
semakin laju hembusan dugaan melintasi hidup,
semakin hebat cintaku,
semakin deras keperitan hidup menghempap,
tersusun rawak dalam titik persimpangan,

Duhai RABB,
dengarkanlah cinta hati ku padaMU,
berdegup tenang mengharapkan secebis kekuatan,
menyinari tompok kegelapan di dasar hati,
dek tertutup kerna kepasrahan entah kapan bertandang.

Sungguh,
mata ku dan dirimu terpejam walau seketika,
namun kehadiran cinta dariNYA hadir menyelinap,
memberi sejuta rasa ke dasar hati,
yang berbisik dengan penuh ketenangan di jiwa.
lalu kelopak mata terbuka,
mengalirkan titis jernih yang begitu nikmat,
tanpa di sedari runtun jiwa mencari-cari,
di tetapkan dalam satu perjalanan.

Cinta,
bukan nya sekadar menguatkan hati,
tapi melengkapkan jiwa yang bergelora,
membawa deras beribu kerinduan ,
terisi satu persatu di setiap ruang lingkup jiwa.
menghapuskan segala kegusaran yang bertandang,
menghilangkan sejuta kesedihan yang datang bermusafir semenatara.

Sungguh,
ketenangan itu milikNya ,
mengalir deras dalam setiap degupan nafas,
memberikan senyuman manis penuh makna,
melangkah di realiti hidup,
dengan sejuta cinta dari kerinduanNYA.

~ tarbiyah diri ~

Membait cinta sang Khaliq,
perlukan hati yang penuh dengan kecintaan,
yang begitu khusyuk dalam ubudiyyah,
hati yang penuh dengan ketenangan,
bukan di cemari dengan segala kebusukan,
bukan pula di kotori dengan debu-debu hitam dunia,
tetapi di jernihkan dengan embun ketenangan tahajjud,
dan di sucikan dengan 
aliran air wudhu' di sepertiga malam.

"Ketahuilah wahai sahabat,
bahawa kamu takkan mungkin cintakan Allah,
selagi mana kamu tak mampu cintakan ketaatan kepadaNYA,
bersama tarbiyah diri untuk ummah,
kepahitan dan keperitan hanya lah calar balar kehidupan
seorang insan yang bergelar pejuang. "

Sebuah Pilhan

Aku dia dan kamu,
Tersekat dalam setiap pilihan,
mencari segenap inspirasi dari sebalik jalan,
mencari segelumit kekuatan di sebalik kelelahan,
bangkit dari kejatuhan ke dasar dunia.

Pilihan menjadi kebuntuan fikiran,
menjadi satu pertanyaan di benak fikiran,
mencari jawapan di dalam setiap persoalan,
dengan segala bukti kecintaanNYA,
menjadi penguat untuk tetap bertahan dan
terus melangkah dengan kegagahan cinta.

Sungguh,
dulu kin dan selamanya,
segalanya memerlukan pilihan,
di setiap persimpangan mencari jalan kebenaran,
tak kan tertatih jatuh dan takkan terpelosok 
ke alam kegelapan,segalanya di sinari dengan iman cahaya di hati.

Duhai RABB,
pilihan itu terletak pada tangan ku,dia dan kamu,
yang harus memelih tanpa penangguhan yang agak lama,
dengan cinta dariMU sebagai kekuatan jiwa,
dan terkadang terpelosok jatuh merintih,
kebuntuhan hingga hati perit tak terkata.

Duhai RABB,
walau lama bertatih mencari jawapan,
kembalikan rasa cinta itu di dalam hati,
tika langkah tersasar,
kembalikan kekuatan untuk beralih arah,
tika hati makin malap,
kembalikan sinaran itu ke dasar hati yang mendalam,

YA ALLAH,
kembalikan hati yang menghilang,
kembalikan lah segalanya,
pilihan itu tak mampu ku miliki
tanpa cinta dari kuasaMU.